|
Iklan Adhyaksa Bukan Kampanye Politik |
|
|
|
|
Written by Tamzirien
|
|
Thursday, 22 January 2009 10:28 |
Jakarta, Kisruh soal iklan antara Pemuda Muhammadiyah dan Menpora Adhyaksa Dault akhirnya ditindaklanjuti oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dari hasil penelitian sementara, iklan yang menampilkan Menpora dengan tema peringatan Hari Olahraga Nasional, Sumpah Pemuda, dan Hari Pahlawan diindikasikan tidak mengandung unsur kampanye politik. Hal tersebut dikatakan Anggota Bawaslu Wirdianingsih ketika menerima Menpora Adhyaksa Dault bersama dengan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Sakhyan Asmara dan Kepala Biro Humas dan Hukum IGN Bagus Sucitra di kantor Bawaslu Jakarta. “ Hasil kajian awal Bawaslu menunjukkan iklan tersebut tidak memenuhi unsur kampanye, yakni penyampaian visi dan misi peserta pemilu. Memang unsur-unsur itu belum terpenuhi karena yang bersangkutan tidak menyampaikan visi dan misi, “ katanya lagi. Menurut Widianingsih, secara umum isi iklan tersebut untuk membangkitkan semangat kepemudaan. Namun, Bawaslu masih terus melakukan kajian mendalam. Sementara Adhyaksa Dault menyatakan siap diperiksa terkait dengan tayangan iklan di televisi yang diduga sebagai bentuk kampanye terselubung dengan menggunakan anggaran pemerintah itu. “ Saya datang sebelum dipanggil, “ katanya. Setelah mendatangi Bawaslu, Menpora juga bertemu dengan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin di kantor Bawaslu. Dalam pertemuan tersebut, Menpora menyampaikan penghargaannya terhadap laporan yang disampaikan Pemuda Muhammadiyah tentang iklan itu. Sementara itu Izzul menyatakan laporan ke Bawaslu tersebut sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap menteri yang membawahi organisasi kepemudaan. Ia juga mengatakan akan menyampaikan usulan untuk mengatur masalah iklan para pejabat itu sehingga ada aturan yang jelas. (AU/DL)
|