Thursday, 09 September 2010
KNPI Ancol Sarankan Komposisi Kabinet 60 Persen dari Tokoh Muda PDF Print E-mail
Written by tamzirien   
Friday, 07 August 2009 10:32

Jakarta - DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pimpinan Ahmad Doli Kurnia menyarankan agar presiden terpilih priode 2009-2014 memberikan ruang yang lebih besar terhadap pemimpin muda di kabinet, baik itu dari kalangan partai politik (Parpol) maupun profesional.

Kita berharap peran kepemimpinan muda diwujudkan dalam angka dan dipresentasikan dalam komposisi kabinet yakni 60:40. Penempatan 60 persen kaum muda di kabinet merupakan angka yang pantas, bukan sebaliknya, kata Ketua Umum DPP KNPI hasil Kongres Ancol, Ahmad Doli Kurnia, di Jakarta, Kamis (6/8).


Lebih lanjut Doli mengatakan, keberhasilan kepemimpinan SBY dalam lima tahun terakhir dan modal kemenangan mutlak yang berarti kuatnya dukungan rakyat pada pemilu 2009 harus dilanjutkan dengan mempersiapkan proses alih generasi.

Karena itu, kata Doli, wajah kepemimpinan negara dan elit politik di Indonesia harus memberi porsi yang lebih besar bagi tokoh/kepemimpinan muda dalam rangka menciptakan pemerintahan yang lebih fresh dan efektif.
Presiden SBY akan dicatat dalam sejarah menjadi pemimpin bangsa Indonesia pertama yang mampu mengantarkan alih generasi kepemimpinan nasional secara smooth, elegan, dan terkonsep, apabila beliau memberi kesempatan itu, dalam lima tahun mendatang, katanya.

Pada bagian lain, Doli pun berharap dalam menempatkan komposisi di kabinet tidak perlu dikotomikan antara orang Parpol dan profesional. Karena orang parpol pun sudah banyak yang profesional, sebagai dampak demokrasi dan terbukanya sistem politik kita saat ini.
Hal terpenting, kata Doli, kabinet kedepan harus diisi oleh orang-orang yang mempunyai komitmen kebangsaan dan visi yang kuat tentang Indonesia di masa depan.

Dalam hal ini, kecakapan kepemimpinan/manajerial yang mumpuni dan teruji, integritas yang tinggi, kapasitas intelektual yang cukup pada bidang tugas masing-masing, serta mampu membangun komunikasi politik kepada berbagai pihak tanpa mengurangi loyalitasnya kepada presiden, jelasnya.(ay)

Last Updated on Wednesday, 19 August 2009 15:18