| BULU TANGKIS; Linda Kalah Setelah Beri Perlawanan Ketat |
|
|
|
| Written by tamzirien |
| Thursday, 20 August 2009 14:55 |
|
Makau, Rabu - Setelah lolos dari babak kualifikasi, tunggal putri pelatnas Indonesia, Linda Wenifanetri, langsung berhadapan dengan unggulan teratas Zhou Mi pada babak pertama Turnamen Grand Prix di Makau, Rabu (19/8). Tak diduga, Linda memberi perlawanan tangguh meski akhirnya kalah. Linda kalah dalam pertandingan tiga game yang berlangsung 1 jam 5 menit, dengan skor 21-18, 19-21, 15-21. Pertandingan ini menjadi salah satu dari lima partai yang berlangsung lebih dari satu jam. Dalam situs yang memperlihatkan livescore pertandingan, Linda memenangi game pertama setelah tertinggal lebih dulu 8-13. Setelah tertinggal lima angka, secara perlahan Linda menyamai perolehan angka Zhou Mi. Begitu skor imbang 16-16, Linda bahkan melejit meninggalkan perolehan angka pemain Hongkong tersebut. Pada game kedua, perolehan angka kedua pemain tak pernah berselisih lebih dari empat angka. Linda membuka peluang menang ketika menyamakan angka 18-18 setelah tertinggal lebih dulu 15-18. Akan tetapi, Zhou Mi—yang jauh lebih unggul dalam pengalaman bertanding di turnamen besar—berhasil keluar dari tekanan. Di game ketiga, permainan imbang hanya berjalan hingga skor 6-6. Setelah itu, Zhou Mi tampil dominan melalui smes dan permainan net. Linda menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos dari babak kualifikasi setelah empat wakil lain tersingkir. Perlawanan tiga game juga diberikan ganda campuran Fran Kurniawan/Pia Zebadiah atas unggulan pertama He Hanbin/Yu Yang. Namun, seperti Linda, Fran/Pia harus tersingkir di pertandingan awal karena kalah dari pasangan asal China tersebut, 14-21, 21-16, 7-21. Kekalahan juga dialami pemain pelatnas lainnya di nomor ganda putra, yaitu Fernando Kurniawan/Lingga Lie. Fernando/Lingga harus mengakui keunggulan Chai Biao/Zhang Nan (China) 22-24, 17-21. Fernando/Lingga sebenarnya mampu membuat tiga kali game point pada game pertama sejak skor 20-18 dan 21-20. Namun, kesempatan ini gagal dimanfaatkan ganda nomor empat pelatnas tersebut. ”Tiba-tiba kehilangan konsentrasi, tidak tahu kenapa,” ujar Fernando, yang akan bertanding di Taiwan pada pekan depan bersama pemain Indonesia lainnya. Di game kedua, Fernando/ Lingga kalah ketika lawan merebut empat poin berturut-turut setelah skor imbang 17-17. Dengan tersingkirnya Linda, Fran/Pia, dan Fernando/Lingga, pelatnas tinggal menumpukan harapan kepada ganda putra Wifqi Windarto/Afiat Yuris Wirawan dan Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni (ganda putri). Unggulan bertahan Sementara itu, kemenangan diperoleh pemain-pemain unggulan, seperti Taufik Hidayat yang menjadi unggulan ketiga tunggal putra. Taufik, yang menjadi semifinalis kejuaraan dunia, menang atas Suppanyu Avihingsanon (Thailand) 21-14, 21-13. Selain Taufik, dua unggulan teratas tunggal putra juga melangkah ke babak ketiga. Mereka adalah unggulan pertama Lee Chong Wei (Malaysia) dan finalis Kejuaraan Dunia 2009 yang menjadi unggulan kedua, Chen Jin (China). Di tunggal putri, selain Zhou Mi, kemenangan juga diraih pemain-pemain China, seperti juara dunia Lu Lan, Wang Yihan, dan Jiang Yanjiao. (iya) |


