Thursday, 09 September 2010
BULU TANGKIS; Indonesia Kalah, tetapi Menghibur PDF Print E-mail
Written by tamzirien   
Wednesday, 30 December 2009 10:30
Kopenhagen, Selasa - Tim bulu tangkis Indonesia yang diwakili tunggal putra Simon Santoso, ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, dan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir gagal mencapai semifinal turnamen Copenhagen Masters di Kopenhagen, Denmark, 27-29 Desember 2009. Namun, penampilan mereka sedemikian menghibur penonton di aula Falkoner.

Tepuk tangan dan seruan penonton yang berjarak hanya 2 meter dari lapangan terdengar riuh dan keras. Bahkan, suara pelatih saat memberi masukan kepada pemain pun bisa didengar penonton televisi. Turnamen invitasi yang selalu diselenggarakan antara Natal dan Tahun Baru ini digelar untuk menghibur warga Denmark pada hari libur.

Simon, yang Senin (28/12) malam WIB mengalahkan Marc Zwiebler 21-18, 21-16, harus bertanding kembali pada Selasa (29/12) dini hari WIB melawan Jan Ø Jørgensen. Jørgensen yang masih segar pun tanpa banyak kesulitan menaklukkan Simon dalam dua game, 21-17, 21-16.

Sebetulnya, Simon mampu melawan, bahkan poin smesnya tercatat 13 kali, unggul dua poin atas Jørgensen. Namun, Simon lebih banyak membikin kesalahan. Ia membuat kesalahan sendiri 12 kali, sedangkan Jørgensen tujuh kali.

Laga antara pasangan Nova/Liliyana dan ganda campuran Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk, juga berjalan seru dan menarik dengan skor 18-21, 21-19, 24-26. Sebelumnya Nova/Lili kalah dari pasangan Denmark, Thomas Laybourn/ Kamilla Rytter Juhl.

Nasib serupa dialami ganda putra Kido/Hendra. Dua kali pasangan ini kalah dari lawan-lawannya dalam dua game langsung. Kido, lewat pesan pendek telepon seluler, mengatakan, mereka semua gagal menembus semifinal karena konsentrasi bermain tidak penuh. Mereka belum beristirahat seusai bergulat di SEA Games XXV Laos dan menyumbangkan masing-masing satu emas. (IVV/IYA)

Kompas, Rabu, 30 Desember 2009