Thursday, 09 September 2010
Mancio Mulai Sesumbar; Ancelotti Lega Telah Lampaui Periode Paling Sulit PDF Print E-mail
Written by tamzirien   
Wednesday, 30 December 2009 10:36
Ikut bergembira atas keberhasilan Carlos Tevez (tengah) mencetak gol ketiga bagi Manchester City, seorang pendukung turun ke lapangan, Senin (28/12), pada laga Liga Inggris antara City dan Wolverhampton Wanderers di Wolverhampton, Inggris.
 
Rabu, 30 Desember 2009, WOLVERHAMPTON, SELASA - Pelatih baru Manchester City, Mancini, mulai sesumbar timnya mampu bersaing dalam perebutan gelar juara Liga Inggris seusai menekuk Wolverhampton Wanderers 3-0 (1-0) di Stadion Molineux, Senin (28/12). Tekad itu melebihi target agar City masuk ”empat besar”.

Striker Carlos Tevez mencetak dua gol pada menit ke-32 dan ke-86. Satu gol lainnya dicetak bek cadangan asal Spanyol, Javier Garrido, lewat tendangan bebas cantik pada menit ke-69. Manchester City berada di peringkat ketujuh mengumpulkan nilai 35, seperti Aston Villa di peringkat keenam, dari 19 laga.

Mereka hanya terpaut dua poin dari penghuni urutan keempat, Tottenham Hotspur, yang telah memainkan 20 laga. Dengan pemuncak Chelsea, City selisih 10 poin.

”Apakah kami bisa menjuara liga? Semua bisa terjadi. Kami masih punya 18 laga ke depan, jadi semua kemungkinan bisa terjadi karena kami memiliki tim yang bagus,” sesumbar Roberto Mancini, pelatih yang akrab juga dijuluki Mancio.

Kemenangan laga tandang atas Wolverhampton itu melengkapi kemenangan City sebelumnya di bawah polesan Mancini, yakni 2-0 atas Stoke City. Mancini baru direkrut kurang dari dua pekan, menggantikan Pelatih Mark Hughes yang dipecat.

”Kini, bukan saatnya melihat papan klasemen kami. Kami hanya memainkan satu pertandingan dalam sekali waktu dan kemudian kami akan melihatnya dua bulan kemudian,” kata Mancini, pelatih yang membawa Inter Milan juara Italia tiga kali beruntun.

Saat menekuk Wolves, striker Craig Bellamy menjadi jantung kerja sama serangan City. Hal ini membuktikan kemampuan Mancini mengendalikan pemain. Bellamy adalah salah satu pemain dekat dengan pelatih sebelumnya, Mark Hughes. Ia dan Hughes satu negara dari Wales.

”Craig Bellamy pemain yang punya karakter kuat dan pemain bagus. Lebih bagus ia tetap bersama kami,” kata Mancini. ”Saya punya pemain-pemain yang sulit, tetapi saya berpengalaman bermain selama 20 tahun dan tahu betul soal pemain-pemain bagus. Jadi, tidak ada masalah.”

Sementara itu, bagi Wolves, hasil tersebut merupakan kekalahan keduanya dalam 72 jam setelah menyerah 0-2 di kandang Liverpool. Ini membuat posisi Wolves berbahaya karena hanya dua poin di atas zona degradasi.

Kontroversi gol Garrido

Dari tiga gol City, gol yang dicetak Garrido dari tendangan bebas tampak kontroversial. Tendangan bebas itu diberikan wasit setelah Bellamy terlihat dalam posisi off-side. ”Saya tidak akan berkomentar soal itu,” kata Mick McCarthy, Pelatih Wolves.

”Tetapi, dari segi permainan yang kami tampilkan, saya kira hasil akhir itu sangat telak. Saya pikir, kami bermain bagus. Saya tahu terdengar aneh ketika Anda kalah 0-3, tetapi kami bisa memainkan bola selama mungkin,” papar McCarthy.

”Kami sungguh tidak mengharapkan bisa mencuri poin dari enam tim peringkat teratas dan kami harus bisa mendapat poin dari tim-tim yang kami harapkan bisa didapat,” lanjutnya.

Ancelotti lega

Sementara itu, Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti mengaku lega terkait kemenangan timnya atas Fulham 2-1 di saat waktu tinggal menyisakan 17 menit. Sebelum itu, Chelsea yang tampil di kandang tertinggal 0-1.

Namun, dalam kurun waktu sempit itu, mereka membalikkan keadaan lewat gol striker Didier Drogba dan gol bunuh diri Chris Smalling.

”Saya kira, dengan penampilan ini, kami telah menyelesaikan periode yang sulit,” kata Ancelotti. ”Ini salah satu hasil paling penting karena terjadi pada waktu yang menurut saya tidak bagus. Saya sangat senang dengan reaksi tim. Kami bereaksi sebagai tim, bukan sebagai individu.”

Kemenangan itu juga telah memperlebar jarak nilai Chelsea dengan Manchester United menjadi lima poin. Chelsea mengoleksi 45 poin, MU 40 poin. Namun, Januari mendatang bakal mendatangkan tantangan bagi Chelsea karena ia bakal ditinggal para pemainnya yang tampil di Piala Afrika, termasuk di antaranya Drogba.

”Ini bukan Desember yang bagus bagi kami, tetapi Desember telah berakhir dan kami harus melihat jauh ke depan. Kami harus bermain lebih bagus pada bulan Januari nanti,” kata Ancelotti.

Jadwal laga Chelsea berikutnya antara lain lawan Hull City, Sunderland, Birmingham City, dan Burnley. Namun, mengingat banyak kejutan yang terjadi musim ini, Ancelotti tidak akan menganggap remeh lawan-lawan tersebut. (AFP/REUTERS/SAM)

Last Updated on Wednesday, 30 December 2009 10:47