Thursday, 09 September 2010
Sport News
Persisam Kurangi Poin PDF Print E-mail
Written by fathun   
Tuesday, 08 June 2010 08:09
Formula, Samarinda  - Klub Persisam Putra Samarinda meminta kepada Badan Liga Indonesia (BLI) untuk menerapkan sangsi pengurangan tiga poin pada musim kompetisi tahun 2009/2010.

" Secara lisan kami sudah menyampaikan permintaan ini kepada Joko Driyono, namun kami akan mengirimkan surat resminya kepada BLI secepat mungkin," kata Harbiansyah Hanafiah, jenderal manajer Persisam Putra di Samarinda, Senin (7/6/2010).

Pertimbangan permintaan pengurangan poin itu, menurut dia, supaya pada kompetisi berikutnya, yakni musim 2010/2011, persoalan pengurangan poin itu tidak menjadi polemik lagi.

" Sehingga tim baik pemain maupun pelatih bisa berkosentrasi penuh menjalani pertandingan di kompetisi mendatang," imbuh Harbiansyah.

Ia mengakui awalnya terkait pengurangan poin tiga itu, pihaknya selalu menyakinkan kepada tim bahwa pengurangan poin itu tidak ada.

Strategi ini diterapkan supaya situasi dan kondisi tim tetap kondusif dalam upayanya berjuang untuk lepas dari zona degradasi di ajang kompetisi Indonesia Super Liga (ISL).

" Pada saat itu kebetulan setelah melunasi pembayaran kepada Vatamanu Garcia kami juga punya surat dari PSSI yang mempertegas bahwa pengurangan poin itu diberlakukan pada saat tim Persisam masih di kompetisi Divisi Utama," tegas Harbiansyah.

Pihaknya juga pernah meminta kepada PSSI, bila pengurangan poin tiga itu jadi diberlakukan maka Persisam meminta ketika kompetisi sudah berakhir.

" Kami menganggap ini momen yang tepat karena hasil akhir kompetisi ini tim Persisam masih berada pada zona aman meski dikurangi tiga poin," lanjut Harbiansyah.

Pada akhir kompetisi tim Persisam mengoleksi 44 poin dan menduduki peringkat 12.

Bila sangsi itu diterapkan maka tim Persisam akan turun dua tingkat dan berada di urutan empat belas dengan poin 41.

" Kami banyak belajar dari pengalaman kemarin, sehingga kami harapkan kasus itu tidak terulang lagi, dan semua pemain bisa berkosentrasi penuh pada pertandingan," tegas Harbiansyah.(an/am/al)
 
Juara LSI Tunduk pada All Star PDF Print E-mail
Written by fathun   
Tuesday, 08 June 2010 07:57
Formula, Malang - Juara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, Arema Indonesia, tunduk pada tim all stars dalam laga perang bintang yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (6/6/2010) malam.

Kekalahan tipis 4-5 itu berawal dari gol cepat pada menit ke-10 yang mengoyak gawang pemain terbaik LSI 2009/2010, Kurnia Meiga itu dilesakkan pemain asing all stars Park Jung Hwan, yang disusul gol kedua oleh Aldo Baretto.

Tertinggal 0-2, para pemain Arema Indonesia melipatgandakan motivasinya untuk menjebol gawang tim all star yang dikawal mantan kiper utama Singo Edan, Markus Haris Maulana. Kerja keras anak asuh Robert Rene Alberts pada babak pertama itu membuahkan gol pada menit ke-22 dan ke-24.

Kedua gol yang bersarang ke gawang Markus Haris Maulana pada babak pertama itu dipersembahkan oleh Roman Chamelo pada menit ke-22 dan Noh Alam Shah pada menit ke-24.

Namun, menjelang berakhirnya 45 menit babak pertama pertandingan yang dipimpin wasit terbaik LSI 2009/2010, Oki Dwi Putra, gawang Arema Indonesia kembali kebobolan dan kedudukan menjadi 2-3 hingga babak pertama berakhir.

Memasuki 45 menit babak kedua, Arema Indonesia kembali kebobolan pada menit-menit awal. Dua menit setelah "kick off" babak kedua atau tepatnya menit ke-47, gawang Kurnia Meiga kembali jebol oleh tendangan Aldo Baretto yang cukup keras.

Arema kembali tertinggal 2-4, namun tim asuhan Robert Rene ALberts itu kembali mampu memperkecil kekalahan setelah Roman Chamelo mampu menjebol gawang markus Haris Maulana pada menit ke-57, sehingga kedudukan menjadi 3-4.

Dalam posisi skor 3-4, pelatih tim "all star" Jacksen F Tiago menarik Markus Haris Maulana dan digantikan Ferry Rotinsulu (Sriwijaya). Namun, beberapa menit kemudian Ferry Rotinsulu harus memungut bola dari gawangnya setelah Dendy Santoso menyamakan kedudukan 4-4 pada menit ke-57.

Pergantian pemain kedua kubu tak terhindarkan lagi, bahkan hampir semua pemain yang dimiliki kedua tim diturunkan dalam laga perang bintang tersebut.

Hanya saja, kedudukan 4-4 tak bisa dipertahankan para pemain Arema Indonesia hingga berakhirnya pertandingan. Pada menit ke-72, gawang Arema yang sudah dikawal Iswan Karim kembali terkoyak oleh lesakan Christian Gonzales dan kedudukan menjadi 4-5.

Pertandingan terakhir pada seluruh rangkaian LSI 2009/2010 tanpa satu pun kartu kuning itu berakhir dengan kekalahan tim juara denagn skor tipis 4-5.

Sementara itu selama perhelatan kompetisi LSI 2009/2010 itu panpel Arema Indonesia dinobatkan sebagai panpel terbaik dan MC terbaik dianugerahkan pada Ovan Tobing yang juga MC Arema Indonesia.(am/an/al)
 
Piala Dunia Berkah bagi Afrika Selatan PDF Print E-mail
Written by fathun   
Tuesday, 08 June 2010 07:55
Formula, Johannesburg - Afrika Selatan akan memperoleh keuntungan dari infrastruktur yang dibangun untuk kegiatan Piala Dunia dan menggunakan olahraga tersebut sebagai pemersatu kekuatan dalam negeri setelah turnamen itu usai, kata Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, Senin (7/6/2010).

Zuma juga menantang kepada siapa pun yang meragukan kemampuan Afrika Selatan untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga yang disaksikan oleh masyarakat dunia, seraya mengatakan tontonan itu merupakan perayaan bagi negara-negara Afrika yang telah membantu memerangi Pemerintahan Apartheid.

"Setelah beberapa tahun merencanakan dan bekerja keras, kita malam ini dapat merayakan jalan panjang yang telah kita tempuh bersama-sama dalam mempersiapkan perhelatan Piala Dunia untuk pertama kalinya bagi Bangsa Afrika," kata Zuma dalam pidato yang disiapkan untuk jamuan Piala Dunia.

"Afrika Selatan akan bangkit dan tidak akan pernah sama lagi sesudah Piala Dunia usai," katanya.

Ia mengatakan investasi yang besar untuk infrastuktur, yakni pembangunan beberapa stadion dengan konstruksi bertaraf dunia dan berhasil membangun jalan-jalan besar, akan membantu posisi Afrika sebagai negara yang memiliki daya tarik untuk negara lain berinvestasi dan berbisnis.

Pembangunan infrastruktur akan berlanjut sebagai bagian dari warisan Piala Dunia untuk memberi keuntungan pada semua warga Afrika Selatan selama beberapa tahun untuk datang dan memperbolehkan semua warga negara untuk memperbaiki akses dan infrastruktur.

"Setelah pertandingan usai, kita harus yakin melalui program pembangunan efektif, bahwa sepakbola menjadi pemersatu dan olahraga yang penuh arti untuk bangsa kita sebagai bagian dari warisan Paiala Dunia," kata Zuma menambahkan.

Ketika menanggapi pernyataan pimpinan Afrika Selatan itu, Presiden FFA Sepp Blatter mengatakan turnamen ini akan memberi insprasi kepercayaan di Afrika Selatan dan benua lainnya.

"Saya yakin itu akan menjadi Piala Dunia terbesar dalam sejarah," kata Blatter.

Demam Piala Dunia telah mencekeram Afrika Selatan selama empat hari sebelum turnamen berlangsung, karena beberapa perusahaan lokal mengharapkan memberi waktu libur pada para pekerjanya selama negara ini menjadi tuan rumah petandingan.

"Tantangan bagi pegawai untuk meyakinkan bahwa ada beberapa produktivitas pekerjaan pada bulan ini," kata Zuma.(an/am/al)
 
Mirza Menang di Birmingham Setelah Pernikahannya PDF Print E-mail
Written by fathun   
Tuesday, 08 June 2010 07:37
Formula, Birmingham - Petenis putri India Sania Mirza meraih kemenangan setelah kembali bermain tenis seusai pernikahannya dengan atlet kriket Pakistan, Shoaib Malik, ketika ia mengalahkan Chan Yung-Jan 6-1 6-4 di babak pertama di Birmingham, Senin (7/6/2010).

Mirza absen dari tenis selama beberapa bulan untuk memusatkan perhatiannya pada kehidupan pribadinya sebelum secara kontroversial menikah dengan Malik bulan April.

Sifat tegang hubungan antara India dan Pakistan menjadikan kelompok-kelompok politik di tanah kelahirannya melancarkan protes atas keputusan petenis berusia 23 tahun itu untuk menikah dengan Malik.
Last Updated on Tuesday, 08 June 2010 07:44
Read more...
 
Mancio Mulai Sesumbar; Ancelotti Lega Telah Lampaui Periode Paling Sulit PDF Print E-mail
Written by tamzirien   
Wednesday, 30 December 2009 10:36
Ikut bergembira atas keberhasilan Carlos Tevez (tengah) mencetak gol ketiga bagi Manchester City, seorang pendukung turun ke lapangan, Senin (28/12), pada laga Liga Inggris antara City dan Wolverhampton Wanderers di Wolverhampton, Inggris.
 
Rabu, 30 Desember 2009, WOLVERHAMPTON, SELASA - Pelatih baru Manchester City, Mancini, mulai sesumbar timnya mampu bersaing dalam perebutan gelar juara Liga Inggris seusai menekuk Wolverhampton Wanderers 3-0 (1-0) di Stadion Molineux, Senin (28/12). Tekad itu melebihi target agar City masuk ”empat besar”.

Striker Carlos Tevez mencetak dua gol pada menit ke-32 dan ke-86. Satu gol lainnya dicetak bek cadangan asal Spanyol, Javier Garrido, lewat tendangan bebas cantik pada menit ke-69. Manchester City berada di peringkat ketujuh mengumpulkan nilai 35, seperti Aston Villa di peringkat keenam, dari 19 laga.

Mereka hanya terpaut dua poin dari penghuni urutan keempat, Tottenham Hotspur, yang telah memainkan 20 laga. Dengan pemuncak Chelsea, City selisih 10 poin.

”Apakah kami bisa menjuara liga? Semua bisa terjadi. Kami masih punya 18 laga ke depan, jadi semua kemungkinan bisa terjadi karena kami memiliki tim yang bagus,” sesumbar Roberto Mancini, pelatih yang akrab juga dijuluki Mancio.

Kemenangan laga tandang atas Wolverhampton itu melengkapi kemenangan City sebelumnya di bawah polesan Mancini, yakni 2-0 atas Stoke City. Mancini baru direkrut kurang dari dua pekan, menggantikan Pelatih Mark Hughes yang dipecat.

”Kini, bukan saatnya melihat papan klasemen kami. Kami hanya memainkan satu pertandingan dalam sekali waktu dan kemudian kami akan melihatnya dua bulan kemudian,” kata Mancini, pelatih yang membawa Inter Milan juara Italia tiga kali beruntun.

Saat menekuk Wolves, striker Craig Bellamy menjadi jantung kerja sama serangan City. Hal ini membuktikan kemampuan Mancini mengendalikan pemain. Bellamy adalah salah satu pemain dekat dengan pelatih sebelumnya, Mark Hughes. Ia dan Hughes satu negara dari Wales.

”Craig Bellamy pemain yang punya karakter kuat dan pemain bagus. Lebih bagus ia tetap bersama kami,” kata Mancini. ”Saya punya pemain-pemain yang sulit, tetapi saya berpengalaman bermain selama 20 tahun dan tahu betul soal pemain-pemain bagus. Jadi, tidak ada masalah.”

Sementara itu, bagi Wolves, hasil tersebut merupakan kekalahan keduanya dalam 72 jam setelah menyerah 0-2 di kandang Liverpool. Ini membuat posisi Wolves berbahaya karena hanya dua poin di atas zona degradasi.

Kontroversi gol Garrido

Dari tiga gol City, gol yang dicetak Garrido dari tendangan bebas tampak kontroversial. Tendangan bebas itu diberikan wasit setelah Bellamy terlihat dalam posisi off-side. ”Saya tidak akan berkomentar soal itu,” kata Mick McCarthy, Pelatih Wolves.

”Tetapi, dari segi permainan yang kami tampilkan, saya kira hasil akhir itu sangat telak. Saya pikir, kami bermain bagus. Saya tahu terdengar aneh ketika Anda kalah 0-3, tetapi kami bisa memainkan bola selama mungkin,” papar McCarthy.

”Kami sungguh tidak mengharapkan bisa mencuri poin dari enam tim peringkat teratas dan kami harus bisa mendapat poin dari tim-tim yang kami harapkan bisa didapat,” lanjutnya.

Ancelotti lega

Sementara itu, Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti mengaku lega terkait kemenangan timnya atas Fulham 2-1 di saat waktu tinggal menyisakan 17 menit. Sebelum itu, Chelsea yang tampil di kandang tertinggal 0-1.

Namun, dalam kurun waktu sempit itu, mereka membalikkan keadaan lewat gol striker Didier Drogba dan gol bunuh diri Chris Smalling.

”Saya kira, dengan penampilan ini, kami telah menyelesaikan periode yang sulit,” kata Ancelotti. ”Ini salah satu hasil paling penting karena terjadi pada waktu yang menurut saya tidak bagus. Saya sangat senang dengan reaksi tim. Kami bereaksi sebagai tim, bukan sebagai individu.”

Kemenangan itu juga telah memperlebar jarak nilai Chelsea dengan Manchester United menjadi lima poin. Chelsea mengoleksi 45 poin, MU 40 poin. Namun, Januari mendatang bakal mendatangkan tantangan bagi Chelsea karena ia bakal ditinggal para pemainnya yang tampil di Piala Afrika, termasuk di antaranya Drogba.

”Ini bukan Desember yang bagus bagi kami, tetapi Desember telah berakhir dan kami harus melihat jauh ke depan. Kami harus bermain lebih bagus pada bulan Januari nanti,” kata Ancelotti.

Jadwal laga Chelsea berikutnya antara lain lawan Hull City, Sunderland, Birmingham City, dan Burnley. Namun, mengingat banyak kejutan yang terjadi musim ini, Ancelotti tidak akan menganggap remeh lawan-lawan tersebut. (AFP/REUTERS/SAM)

Last Updated on Wednesday, 30 December 2009 10:47
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 1 of 57